Protokol dan Studi Pendahuluan Fear of Missing Out dan Nomophobia pada Pengguna Smartphone Aktif Dewasa Awal

Authors

  • Rahmad Ikram Universitas jambi Author
  • Anggita Wahyu Hapsari Universitas Islam Sarolangun Author

Keywords:

Emerging adulthood, Problematic smartphone use, Occupational status, Measurement invariance, Self-determination theory

Abstract

Fear of missing out (FoMO) konsisten berkaitan dengan penggunaan smartphone yang bermasalah, tetapi hubungannya dengan nomophobia hampir hanya diuji pada sampel mahasiswa sehingga dewasa awal yang bekerja belum banyak dikaji. Artikel ini melaporkan studi pendahuluan dan menyajikan protokol penelitian untuk menguji hubungan tersebut di Kota Jambi. Pada survei daring pendahuluan (N = 41), 53,7% responden (IK 95% 38,7; 67,9) menyetujui satu butir tentang ketidakmampuan melepaskan diri dari smartphone dan internet; karena butir ini tidak mengukur kedua konstruk, tidak ada kesimpulan tentang FoMO maupun nomophobia yang ditarik. Protokol menetapkan sampel berstrata sebanyak 300 dewasa awal berusia 18 sampai 25 tahun, instrumen versi Indonesia yang tervalidasi, uji invariansi pengukuran, serta analisis daya untuk korelasi utama dan moderasinya oleh status pekerjaan.

Downloads

Published

2026-10-17

How to Cite

Protokol dan Studi Pendahuluan Fear of Missing Out dan Nomophobia pada Pengguna Smartphone Aktif Dewasa Awal. (2026). Journal of Applied in Cognitive Behavioral Science, 2(2), 12. https://journal.nalatama.org/index.php/jacobs/article/view/43