Psikoedukasi dan Pelatihan Teman Sebaya untuk Menangani Perilaku Attention Seeking pada Siswa dengan Disabilitas Intelektual
Keywords:
Intellectual disability, Attention seeking behavior, Maladaptive behavior, Psychoeducation, Peer training interventionAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab perilaku disruptif pada anak dengan disabilitas intelektual yang mengganggu interaksi sosial dan proses pembelajaran di sekolah. Fokus penelitian diarahkan pada perilaku mencari perhatian, seperti mengambil barang milik teman tanpa izin dan mengganggu aktivitas kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus tunggal dengan subjek seorang siswa laki-laki berusia 9 tahun yang bersekolah di tingkat sekolah dasar di Provinsi Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur dan tidak terstruktur dengan partisipan, orang tua, guru kelas, dan guru pendamping khusus, observasi non-partisipatif di kelas dan saat waktu istirahat, serta asesmen psikologis menggunakan instrumen Binet, Vineland Social Maturity Scale (VSMS), dan Child Behavior Checklist (CBCL). Hasil asesmen menunjukkan bahwa subjek memiliki skor IQ sebesar 32 dengan usia mental setara 3 tahun 1 bulan, yang mengindikasikan keterbatasan kognitif yang signifikan. Skor kematangan sosial berdasarkan VSMS berada pada angka 43, setara dengan anak berusia 2,88 tahun. Selain itu, hasil CBCL menunjukkan permasalahan pada aspek sosial, perhatian, dan perilaku disruptif. Intervensi yang diberikan meliputi psikoedukasi kepada orang tua dan guru serta pelatihan teman sebaya yang melibatkan siswa sekelas. Psikoedukasi meningkatkan pemahaman pihak terkait terhadap karakteristik dan kebutuhan partisipan, namun konsistensi dalam penerapan strategi respons masih menjadi kendala. Pelatihan teman sebaya menunjukkan peningkatan jumlah teman yang mampu merespons secara konsisten, meskipun frekuensi perilaku disruptif belum mengalami penurunan yang signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa intervensi yang dilakukan membantu meningkatkan pemahaman lingkungan sekitar terhadap kondisi anak, namun efektivitasnya masih terbatas akibat tantangan dalam menjaga konsistensi implementasi di lingkungan sekolah
References
American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (5th ed.). Washington, DC: APA.
Bandura, A. (1976). Social Learning Theory. In Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Vol. 6, Issue August). Prentice Hall.
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.
Berk, L. E. (2013). Child Development (9th ed.). Pearson.
Bowen, E., & Walker, K. (2015). Risk and Protective Factors for Adolescent Dating Violence. In The Psychology of Violence in Adolescent Romantic Relationships (pp. 52–72). Palgrave Macmillan. https://doi.org/10.1057/9781137321404_3
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Bronfenbrenner, U. (1979). The Ecology of Human Development: Experiments by Nature and Design. Harvard University Press.
Cooper, J. O., Heron, T. E., & Heward, W. L. (2020). Applied behavior analysis (3rd ed.). Hoboken, NJ: Pearson.
Denham, S. A. (1998). Emotional Development in Young Children. Guilford Press.
Diamond, A. (2013). Executive functions. In Annual Review of Psychology (Vol. 64, pp. 135–168). Annual Reviews Inc. https://doi.org/10.1146/annurev-psych-113011-143750
Erickson, E. H. (1963). Childhood and Society (2nd Ed.). W. W. Norton & Company.
Kahija, Y. F. La. (2017). Penelitian Fenomenologis Jalan Memahami Pengalaman Hidup. Kanisius.
Kazdin, A. E. (2017). Behavior modification in applied settings (7th ed.). Long Grove, IL: Waveland Press.
Matson, J. L. (2012). Functional assessment for challenging behaviors. New York: Springer.
Merriam, S. B. (2002). Introduction to Qualitative Research. Qualitative Research in Practice: Examples for Discussion and Analysis, 1(1), 1–17.
Miltenberger, R. G. (2016). Behavior modification: Principles and procedures (6th ed.). Boston: Cengage Learning.
Nycyk, M. (2018). Intellectual disability and social inclusion: Perspectives from families. Journal of Intellectual Disabilities, 22(3), 289–304.
Olson, M. H., & Hergenhahn, B. R. (2012). An Introduction to Theories of Learning. Routledge.
Ormrod, J. Ellis. (2018). Human learning. Pearson.
Papalia, D. E., Martorell, G., & Feldman, R. D. (2014). A Child’ S World in the City : Infancy Through Adolescence.
Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2016). Human Development. In United Nation Development Programme. McGraw-Hill. http://hdr.undp.org/en/data#
Payton, J. W., Wardlaw, D. M., Graczyk, P. A., Bloodworth, M. R., Tompsett, C. J., & Weissberg, R. P. (2000). Social and Emotional Learning: A Framework for Promoting Mental Health and Reducing Risk Behavior in Children and Youth. Journal of School Health, 70(5), 179–185. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/j.1746-1561.2000.tb06468.x
Piaget, J. (1952). The Origins of Intelligence in Children. International Universities Press.
Santrock, J. W. . (2018). Educational psychology. McGraw-Hill Education.
Santrock, J. W. (2011). Life-Span Development (13th Editi). McGraw-Hill.
Schalock, R. L., et al. (2010). Intellectual disability: Definition, classification, and systems of supports (11th ed.). Washington, DC: AAIDD.
Selma, R. L. (1980). The Growth of Interpersonal Understanding: Developmental and Clinical Analyses. Academic Press.
Skinner, B. F. (1953). Science and human behavior. New York: Macmillan.
Slavin, R. E. (2014). Educational psychology : theory and practice (10th ed.). Pearson.
Sulistyawati, A., & Lindawati. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku berpacaran pada anak sekolah dasar. Jurnal Ilmu Kebidanan, 4, 102.
Tandrianti, A. Z., & Darminto, E. (2018). Perilaku Pacaran pada Peserta Didik Sekolah Menangah Pertama di Kabupaten Tulungagung. Jurnal BK UNESA, 1(9), 86.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: The Development of Higher Psychological Processes.
Yin, R. K. (2011). Qualitative Research from Start to Finish. The Guilford Press.
Yucesoy, S., et al. (2018). Social skills and problem behaviors of children with intellectual disabilities. International Journal of Special Education, 33(2), 389–402.



