Cognitive Behavioral Therapy serta Psikoedukasi Guna Meningkatkan Keterampilan Sosial dan Kerjasama Siswa
Kata Kunci:
Cognitive Behavioral Therapy, Intervensi Psikologis, Keterampilan social, Mixed Methods, RemajaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas intervensi Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dan pelatihan keterampilan sosial dalam meningkatkan keterampilan sosial pada seorang remaja laki-laki berusia 13 tahun 6 bulan yang tinggal di pondok pesantren di Provinsi Yogyakarta. Subjek menunjukkan gejala keterampilan sosial rendah, perilaku pasif, serta kesulitan dalam membangun interaksi sosial dengan lingkungan sekitarnya. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain single group pretest-posttest. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi non-partisipatif, tes psikologis (WISC, Baum, DAP, HTP), skala keterampilan sosial Gresham & Elliot, serta studi dokumen. Intervensi dilakukan dalam enam sesi yang mencakup identifikasi pikiran negatif, pengubahan pola pikir, pengenalan diri, pelatihan keterampilan sosial, penerapan dalam konteks nyata, dan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor keterampilan sosial dari kategori rendah (skor 46) menjadi sedang (skor 59). Klien menunjukkan perubahan perilaku seperti lebih aktif dalam interaksi sosial, berani menyampaikan pendapat, serta mulai menunjukkan inisiatif dalam kegiatan kelompok. Intervensi juga berdampak pada restrukturisasi pola pikir negatif yang sebelumnya dimiliki klien. Dukungan orang tua dan guru turut memperkuat keberhasilan intervensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa CBT yang dikombinasikan dengan pelatihan keterampilan sosial efektif dalam meningkatkan keterampilan sosial pada remaja dengan hambatan interaksi sosial.

