Efektivitas Pelatihan Keterampilan Sosial Berbasis CAKAP bagi Mahasiswa Pascapandemi: Studi Kuasi-Eksperimen

Penulis

Kata Kunci:

Keterampilan Sosial, COVID-19, Mahasiswa, CAKAP, Intervensi

Abstrak

Pandemi COVID-19 mengakibatkan perubahan signifikan dalam sistem pembelajaran di perguruan tinggi, khususnya transisi dari pembelajaran daring ke tatap muka. Perubahan ini berdampak pada keterampilan sosial mahasiswa, terutama mereka yang belum pernah mengalami interaksi sosial langsung di lingkungan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan keterampilan sosial pada mahasiswa Fakultas Farmasi serta mengevaluasi efektivitas intervensi berbasis modul CAKAP (Cara untuk Asertif, Komunikatif, dan Empati) dalam meningkatkan keterampilan tersebut. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test, serta follow-up dua bulan setelah intervensi. Delapan mahasiswa dari berbagai angkatan menjadi partisipan dalam pelatihan kelompok menggunakan metode presentasi, diskusi, role-play, dan refleksi. Hasil analisis statistik dengan uji Repeated Measure ANOVA menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan sosial (p < 0,05), baik secara verbal maupun nonverbal. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelatihan CAKAP efektif dalam membangun kepercayaan diri, empati, dan kemampuan interaksi sosial mahasiswa pascapandemi. Studi ini merekomendasikan penerapan intervensi terstruktur sebagai bagian dari strategi adaptasi sosial dalam konteks pendidikan tinggi.

Diterbitkan

2026-01-23

Cara Mengutip

Efektivitas Pelatihan Keterampilan Sosial Berbasis CAKAP bagi Mahasiswa Pascapandemi: Studi Kuasi-Eksperimen. (2026). Jurnal Pemikiran Dan Riset Psikologi, 1(1), 43. https://journal.nalatama.org/index.php/jacobs/article/view/1