Efektivitas Pelatihan Keterampilan Sosial Berbasis CAKAP pada Mahasiswa Fakultas Farmasi Pascapandemi: Studi Kuasi-Eksperimen
Keywords:
Keterampilan sosial , Pelatihan, CAKAP, Mahasiswa pascapandemi, Kuasi-eksperimen.Abstract
Pandemi COVID-19 menyebabkan disrupsi signifikan terhadap pola interaksi sosial mahasiswa, khususnya pada masa transisi kembali ke pembelajaran tatap muka. Berdasarkan teori keterampilan sosial Riggio (1986), penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan keterampilan sosial mahasiswa Fakultas Farmasi serta mengevaluasi potensi efektivitas pelatihan berbasis modul CAKAP (Cara untuk Asertif, Komunikatif, dan Empati). Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen pretest–posttest one group dengan follow-up dua bulan setelah intervensi, meskipun jumlah partisipan terbatas (n = 8). Pelatihan dilakukan dalam kelompok kecil melalui metode presentasi, diskusi, role-play, dan refleksi berbasis experiential learning. Hasil analisis Repeated Measure ANOVA menunjukkan adanya peningkatan signifikan keterampilan sosial verbal dan nonverbal setelah intervensi (p < 0,05), dengan efek yang relatif bertahan pada pengukuran follow-up. Temuan ini menunjukkan potensi efektivitas pelatihan CAKAP dalam mendukung adaptasi sosial mahasiswa pascapandemi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan intervensi serupa dengan desain eksperimental yang lebih kuat dan jumlah sampel yang lebih besar.

