Pengaruh Penggunaan Media Augmented Reality (AR) Berbasis SDGs Terhadap Literasi Visual Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
Keywords:
Augmented Reality, SDGs, Literasi Visual, Media Pembelajaran, Sekolah DasarAbstract
Literasi visual merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran abad ke-21 yang memungkinkan siswa sekolah dasar memahami, menganalisis, dan mengomunikasikan informasi yang disajikan dalam bentuk visual. Namun, kemampuan literasi visual siswa masih relatif rendah karena pembelajaran masih didominasi oleh penggunaan media konvensional yang belum mampu memberikan pengalaman belajar visual yang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media Augmented Reality (AR) berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) terhadap literasi visual siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental melalui One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas IV SD Negeri 15 Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui tes literasi visual yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, dan paired sample t-test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor literasi visual meningkat dari 65,44 pada pretest menjadi 81,00 pada posttest. Hasil paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,013 (p < 0,05), yang mengindikasikan bahwa penggunaan media AR berbasis SDGs berpengaruh signifikan terhadap peningkatan literasi visual siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi Augmented Reality dengan konteks SDGs mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, bermakna, dan kontekstual, sehingga efektif meningkatkan literasi visual sekaligus mendukung implementasi SDG 4 (Quality Education) di sekolah dasar.

