Pengaruh Model Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Siswa Kelas IV SDN 03 Sungai Rumbai
Keywords:
Teams Games Tournament, Hasil Belajar, Pendidikan Pancasila, Pembelajaran Kooperatif, Sekolah DasarAbstract
Rendahnya hasil belajar Pendidikan Pancasila di sekolah dasar masih menjadi tantangan akibat proses pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru dan kurang melibatkan peserta didik secara aktif. Salah satu alternatif yang dapat diterapkan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas IV SD Negeri 03 Sungai Rumbai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental berbentuk Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 38 siswa yang terdiri atas 19 siswa kelas eksperimen dan 19 siswa kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, kemudian dianalisis melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan Independent Samples t-Test menggunakan IBM SPSS Statistics 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas eksperimen sebesar 77,05, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 62,73. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,010 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa. Model TGT dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif untuk menciptakan proses belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan menyenangkan sehingga mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik pada jenjang sekolah dasar.

